Postingan

Sutradara Doraemon, Tsutomu Shibayama, Meninggal Dunia di Usia 84 Tahun

Hasil Man City vs Real Madrid: Tumbangkan The Citizens 2-1, Real Madrid Melenggang ke Perempat Final Liga Champions

Hasil Akhir Chelsea Vs PSG di 16 Besar Liga Champions: PSG Lolos ke Perempat Final Usai Hajar Chelsea 3-0 di Stamford Bridge

Chelsea vs PSG 0-2 Babak Pertama: PSG Mantap di Stamford Bridge, The Blues Makin Sulit

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, kembali muncul ke publik di tengah beredarnya isu yang menyebut dirinya telah meninggal dunia. Kemunculan tersebut terlihat dalam sebuah video yang beredar pada Senin (16/3), di mana ia menyampaikan ucapan selamat Nowruz kepada rakyat Iran. Dalam video tersebut, Netanyahu mengucapkan selamat Nowruz atau Tahun Baru Persia yang menandai datangnya musim semi. Perayaan ini diketahui dirayakan lintas agama, ras, kepercayaan, dan etnis di Iran. “Tahun ini, hari raya ini memiliki makna khusus. Saya mengambil kesempatan ini untuk mengucapkan selamat Nowruz, tahun kebebasan, awal baru harapan bagi Anda semua,” ujar Netanyahu, dikutip dari Viory, Selasa (17/3). Kemunculan Netanyahu ini sekaligus merespons berbagai spekulasi yang beredar di media sosial terkait kondisi dirinya. Sebelumnya, sejumlah video yang menampilkan Netanyahu sempat memicu rumor bahwa ia telah meninggal dunia. Beberapa video yang beredar bahkan memunculkan dugaan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI), termasuk klaim mengenai penampilan jari yang tidak biasa hingga rekaman dirinya saat berada di sebuah kedai kopi. Meski demikian, hingga kini belum ada bukti konkret yang dapat memastikan bahwa video-video tersebut merupakan hasil rekayasa AI.

Jelang Lebaran, Pemerintah Percepat Relokasi Pengungsi Bencana di Aceh

Trump Kecewa Sekutu AS Tolak Ajakan Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Rayo Vallecano vs Levante: Susunan Pemain Resmi, Pathé Ciss Akhirnya Tampil

Perwakilan Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD), Alghiffari Aqsa, menilai pihak kepolisian tidak maksimal dalam melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Menurut Alghiffari, polisi diduga melewatkan satu barang bukti penting berupa botol yang diduga menjadi wadah cairan air keras yang digunakan pelaku. “Ketika olah TKP, polisi tidak mengumpulkan satu barang bukti, gelas ataupun botol yang kami duga untuk menyiram air keras,” ujar Alghiffari yang juga merupakan pengacara dari AMAR Law Firm dalam konferensi pers di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) di Jakarta Pusat, Senin (16/3/2026). Ia menjelaskan bahwa tim advokasi kemudian melakukan penelusuran secara mandiri di sekitar lokasi kejadian. Dari penelusuran tersebut, mereka menemukan sebuah botol yang diduga kuat berkaitan dengan peristiwa penyiraman air keras tersebut. “Kemudian, tim advokasi menelusuri secara mandiri. Kami temukan botol yang diduga kuat cairannya juga berbau sangat keras dan cukup identik dengan bau dari cairan air keras yang terdapat di bajunya Andrie. Lokasinya tidak jauh dari TKP. Ada kelalaian kepolisian di sini,” tambahnya. Sementara itu, anggota TAUD lainnya, Rangga Julio, sebelumnya menjelaskan bahwa pelaku diduga sempat membuang botol tersebut setelah melakukan aksinya. Botol yang ditemukan disebut berwarna ungu dengan dinding yang cukup tebal. Botol tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang saksi di sekitar lokasi kejadian. Selanjutnya, Tim Advokasi membantu saksi tersebut untuk menyerahkan barang yang diduga sebagai barang bukti itu kepada tim Resmob dari Polda Metro Jaya guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kemiskinan Aceh 2025: Penduduk Miskin Masih Didominasi Wilayah Perdesaan

Borneo FC vs Persib Bandung: Susunan Pemain dan Prediksi Skor Duel Penentu Puncak Klasemen di Segiri

Susunan Pemain Persija vs Dewa United: Jean Mota Starter, Prediksi Skor Macan Kemayoran Unggul

Manchester United vs Aston Villa: Susunan Pemain Resmi & Prediksi Skor Duel Panas Zona di Old Trafford

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengecam keras aksi penyiraman air keras yang menimpa seorang aktivis dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap aktivis merupakan ancaman serius bagi demokrasi serta penegakan hukum di Indonesia. Menurut Habiburokhman, peristiwa tersebut tidak hanya menyasar individu, tetapi juga dapat menciptakan rasa takut di kalangan masyarakat sipil yang selama ini berperan dalam mengawasi jalannya pemerintahan dan memperjuangkan hak-hak korban pelanggaran hak asasi manusia. Komisi III DPR RI, kata dia, mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut secara transparan dan akuntabel. Ia menekankan bahwa pelaku harus diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku tanpa pandang bulu. “Perlindungan terhadap aktivis dan masyarakat sipil merupakan bagian penting dalam menjaga ruang demokrasi yang sehat di Indonesia. Negara tidak boleh kalah oleh aksi-aksi kekerasan yang mengancam kebebasan berekspresi dan kerja-kerja advokasi,” ujar Habiburokhman. Komisi III DPR RI juga meminta aparat kepolisian memberikan perhatian serius terhadap kasus ini serta memastikan keamanan bagi para aktivis yang memperjuangkan keadilan bagi masyarakat. Kasus penyiraman air keras tersebut dinilai harus menjadi momentum bagi penegak hukum untuk menunjukkan komitmen dalam melindungi kebebasan sipil serta menegakkan hukum secara tegas dan adil.

Sebuah video satire berbasis AI yang viral memperlihatkan Benjamin Netanyahu memaparkan tujuh poin untuk membuktikan dirinya masih hidup, setelah beredar rumor bahwa ia menjadi target serangan rudal. Momen paling menggelitik muncul pada poin ketujuh ketika ia berkata, “Waspadai berita palsu.” Tepat saat kalimat itu diucapkan, jari tangannya tampak lebih banyak dari biasanya. 🤣 Klip tersebut kini menyebar luas di internet. Banyak warganet berseloroh bahwa jari tambahan itu bukan “berita palsu”, melainkan sekadar kesalahan render dari AI.

Kualitas Lingkungan Aceh 2025: Dari Simeulue dan Gayo Lues hingga Banda Aceh dan Pidie Jaya

Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum Dibuka Gratis Saat Mudik Lebaran 2026

BPS: Perceraian di Aceh 2025 Capai 6.471 Kasus, Mayoritas Diajukan Istri karena Perselisihan

VIDEO: YLBHI Desak Polisi Ungkap Pelaku dan Dalang Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Komnas HAM Kecam Serangan dan Desak Polisi Usut Tuntas

Konflik Timur Tengah Picu Ketidakpastian Energi, Pemerintah Kaji Efisiensi BBM

Layanan Imigrasi Tutup 18–24 Maret Saat Libur Nyepi dan Idul Fitri

Rismon Sianipar Minta Maaf ke Jokowi soal Polemik Ijazah, Tegaskan Dokumen Asli

Hasil Bologna vs AS Roma 1-1: Gol Federico Bernardeschi Dibalas Lorenzo Pellegrini, Duel Sengit Berakhir Imbang

Susunan Pemain LOSC Lille vs Aston Villa: Calvin Verdonk Cadangan, Preview dan Prediksi Skor Leg Pertama 16 Besar Liga Europa

70 Juta Anak Indonesia akan Dilindungi Lewat PP TUNAS

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Eks Menag Yaqut sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji

Pasar 1001 Malam Digelar di Banda Aceh, Dorong Pemberdayaan UMKM

Real Madrid vs Man City: 10 Fakta Mengejutkan Duel 'Final Dini' Liga Champions

Susunan Pemain Leverkusen vs Arsenal: Preview dan Prediksi Laga 16 Besar Liga Champions

Komando Pusat Amerika Serikat atau United States Central Command (CENTCOM) pada Rabu (11/3) merilis rekaman video yang memperlihatkan serangan terhadap kapal Angkatan Laut Iran di sebuah lokasi yang tidak diungkapkan. Serangan tersebut disebut sebagai bagian dari operasi militer bertajuk Operation Epic Fury. Dalam unggahan resminya, CENTCOM menyatakan bahwa operasi itu dilakukan untuk melemahkan kemampuan Iran dalam memproyeksikan kekuatan militernya di laut serta mengganggu jalur pelayaran internasional. Pernyataan yang dikutip dari Viory menyebutkan bahwa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim lebih dari 50 kapal Angkatan Laut Iran telah hancur dalam rangkaian operasi tersebut. Sementara itu, Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan bahwa Angkatan Laut Iran kini dinilai tidak lagi efektif dalam pertempuran. Ia juga mengklaim kemampuan Iran untuk merespons serangan militer telah mengalami penurunan. Pernyataan tersebut menambah ketegangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Timur Tengah, terutama terkait keamanan jalur pelayaran internasional dan keseimbangan kekuatan militer di wilayah tersebut.

Korban Banjir Bandang Aceh Barat Mulai Tempati Huntara, Huntap Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Pemerintah Tunda Akses Anak di Bawah 16 Tahun ke Platform Digital Berisiko

Newcastle United vs Barcelona: Jadwal Liga Champions 11 Maret 2026 Dini Hari

Galatasaray vs Liverpool: Jadwal Liga Champions 11 Maret Pukul 00.45 WIB

Menteri PU: Longsoran Lubang Raksasa di Ketol Aceh Tengah Melambat Setelah Irigasi Ditutup

Preview Espanyol vs Real Oviedo: Tuan Rumah Cari Kebangkitan, Tim Juru Kunci Berjuang Keluar dari Dasar Klasemen

Preview Liga Italia Lazio vs Sassuolo: Sarri Tertekan, Grosso Ambisi Curi Poin

Persib Bandung vs Persik Kediri 3-0: Dua Penalti dan Gol Jung Kokohkan Maung Bandung di Puncak

Persib Bandung vs Persik Kediri 2-0 di Babak Pertama: Dua Penalti Thom Haye dan Andrew Jung Bawa Maung Bandung Unggul

Preview AC Milan vs Inter Milan Malam Ini: Derby Penentu Scudetto, Rossoneri Coba Hentikan Laju Nerazzurri

Preview Genoa vs AS Roma: Duel Emosional De Rossi, Roma Krisis Striker

Preview dan Susunan Pemain Lille vs Lorient: Calvin Verdonk Cadangan, Les Dogues Kejar Zona Eropa

Hasil Getafe vs Real Betis 2-0: Kiko Femenía & Martín Satriano Bawa Kejutan

Mengenang Vidi Aldiano: Momen yang Bikin Merinding dan Lagu-Lagu yang Tak Pernah Pergi

Bassist God Bless Donny Fattah Meninggal Dunia di RS Fatmawati

Bassist God Bless Donny Fattah Meninggal Dunia di RS Fatmawati

Vonis Bebas Delpedro Marhaen Cs: Yusril Minta Jaksa Tak Ajukan Kasasi, Soroti Hak Ganti Rugi di KUHAP Baru

ABK Kapal Pembawa Hampir 2 Ton Sabu Divonis 5 Tahun, DPR: Syukur Fandi Tak Dihukum Mati

BPMA Buka Rekrutmen Tenaga Profesional 2026, Tersedia 7 Posisi Strategis

Antrean di SPBU Banda Aceh Diduga Dipicu Pernyataan Bahlil Soal Stok BBM Nasional 20 Hari

Wagub Fadhullah Minta TPID Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi Jelang Idulfitri

Wagub Aceh Minta TPID Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi Jelang Idulfitri

Rp824 Miliar Dana TKD Segera Disalurkan untuk Pemulihan Bencana di Aceh

KNPI Santuni Hampir 1.000 Anak Korban Banjir di Aceh, Haris: Ramadan Momentum Bangun Empati